Jakarta, IDM โ Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menolak proposal relokasi warga Palestina dari Gaza yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, karena merupakan bentuk pembersihan etnis.
“Dalam mencari solusi, kita tidak boleh memperburuk masalah. Sangat penting untuk tetap setia pada dasar hukum internasional. Sangat penting untuk menghindari segala bentuk pembersihan etnis,” kata Guterres dalam pertemuan komite PBB melansir Un.org, Kamis (6/2).
Baca Juga: Arab Saudi Tolak Rencana Trump Ambil Alih Gaza
Dengan demikian, ia menyerukan agar Israel-Hamas bersama para mediator yakni AS, Qatar dan Mesir segera mendiskusikan tahap kedua gencatan senjata. Menurutnya, satu-satunya solusi untuk stabilitas di Timur Tengah adalah mewujudkan Negara Palestina yang merdeka dari pendudukan Israel.
Baca Juga: Presiden AS Ingin Ambil Alih Jalur Gaza
โSetiap perdamaian yang langgeng akan membutuhkan kemajuan yang nyata, tidak dapat diubah, dan permanen menuju solusi dua negara, diakhirinya pendudukan, dan pembentukan Negara Palestina yang merdeka, dengan Gaza sebagai bagian integralnya,โ katanya. (bp)