TNI menambah kekuatan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra. Dua KRI itu adalah KRI Surabaya-591 dan KRI Makassar-590, yang merupakan kapal jenis landing platform dock (LPD).
Banjir dan longsor terjadi di Kampung Pobiatma, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Bencana ini mengakibatkan sembilan rumah warga tertimbun material tanah dan batu, sementara akses Jalan Trans Wamena–Kurima terputus akibat timbunan lumpur.
TNI AD dari Kodim 1403/Palopo diterjunkan untuk mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang melanda Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan pada pukul 09.10 WITA, Senin (26/2/2024). Bencana ini mengakibatkan 4 orang warga meninggal dunia dan sepuluh orang lainnya dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Bandung, IDM - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., yang diwakili Kepala Dinas Psikologi TNI Angkatan Laut (Kadispsial) Laksma TNI Dr. Wiwin Dwi Handayani, M.Si., didampingi Komandan Pangkalan TNI AL Bandung Kolonel Laut (P)…