TNI menambah kekuatan dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk membantu penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra. Dua KRI itu adalah KRI Surabaya-591 dan KRI Makassar-590, yang merupakan kapal jenis landing platform dock (LPD).
Kegiatan TNI membuka layanan servis gratis kendaraan pascabencana di Sumatra tuai pujian dari warganet. Mereka menyebut TNI multi talenta melakukan apapun demi rakyat.
TNI terus menambah pengerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk operasi kemanusiaan di lokasi-lokasi terdampak bencana banjir dan longsor Sumatra.
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak jadi Komandan Satgas (Dansatgas) Percepatan Perbaikan Jembatan dan Infrastruktur pascabencana di Sumatra.
Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan tinggal semalam di Aceh untuk memimpin rapat terbatas mengenai penanganan bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan alokasi dana sebesar Rp4 miliar untuk setiap kabupaten/kota di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
KRI Semarang-594 tiba di Padang, Sumatra Barat dan langsung menurunkan logistik bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di wilayah tersebut, Sabtu (6/12). Kapal itu bergerak ke Padang setelah menuntaskan debarkasi bantuan di wilayah Nias sehari sebelumnya.