TNI AL mulai mengarahkan fokus pengembangan Korps Marinir pada penguasaan teknologi perang modern. Pasukan pendarat amfibi ini diproyeksikan bakal dilengkapi dengan wahana nirawak (unmanned system) dan sistem otonom.
Korps Marinir TNI Angkatan Laut mendapat tambahan kekuatan baru dengan hadirnya kendaraan tempur amfibi Amphibious Assault Vehicle (AAV) M-35 buatan Amerika Serikat. Sebanyak 12 unit diserahkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kepada Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Korps Marinir TNI AL di Lapangan Brigif 1 Markas Komando Marinir, Cilandak, Jakarta, Senin (28/9).
Korps Marinir menerima 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Kedatangan AAV M-35 ini bakal menambah jajaran armada pendarat terbaru Marinir yang sebelumnya mengandalkan 15 unit LVT-7A1 asal Korea Selatan sejak 2009.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 asal Amerika Serikat yang tiba di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, masih belum memiliki persenjataan. Persenjataan serta alat komunikasi pada belasan ranpur pendarat tersebut nantinya akan dilengkapi dan disesuaikan oleh TNI AL.
TNI AL secara resmi menerima 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Pengiriman perdana ini membuka rangkaian pembelian total 105 unit ranpur amfibi untuk Korps Marinir hingga tahun 2028.
Korps Marinir resmi mengoperasikan kendaraan tempur pendarat amfibi jenis Assault Amphibious Vehicle (AAV) M-35. Tank lapis baja buatan Amerika Serikat ini datang untuk menguatkan daya gempur pasukan Marinir dari laut menuju darat.
TNI AL mulai mengarahkan fokus pengembangan Korps Marinir pada penguasaan teknologi perang modern. Pasukan pendarat amfibi ini diproyeksikan bakal dilengkapi dengan wahana nirawak (unmanned system) dan sistem otonom.
Korps Marinir TNI Angkatan Laut mendapat tambahan kekuatan baru dengan hadirnya kendaraan tempur amfibi Amphibious Assault Vehicle (AAV) M-35 buatan Amerika Serikat. Sebanyak 12 unit diserahkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin kepada Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Korps Marinir TNI AL di Lapangan Brigif 1 Markas Komando Marinir, Cilandak, Jakarta, Senin (28/9).
Korps Marinir menerima 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Kedatangan AAV M-35 ini bakal menambah jajaran armada pendarat terbaru Marinir yang sebelumnya mengandalkan 15 unit LVT-7A1 asal Korea Selatan sejak 2009.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 asal Amerika Serikat yang tiba di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, masih belum memiliki persenjataan. Persenjataan serta alat komunikasi pada belasan ranpur pendarat tersebut nantinya akan dilengkapi dan disesuaikan oleh TNI AL.
TNI AL secara resmi menerima 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV M-35 dari Amerika Serikat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan. Pengiriman perdana ini membuka rangkaian pembelian total 105 unit ranpur amfibi untuk Korps Marinir hingga tahun 2028.
Korps Marinir resmi mengoperasikan kendaraan tempur pendarat amfibi jenis Assault Amphibious Vehicle (AAV) M-35. Tank lapis baja buatan Amerika Serikat ini datang untuk menguatkan daya gempur pasukan Marinir dari laut menuju darat.