Perusahaan nuklir Rusia, Rosatom, kembali mengevakuasi 150 teknisi yang bertugas di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran. Hal ini dilakukan di tengah konflik yang terus berkecamuk antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina mencoba menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kursk, Rusia dalam serangan pada beberapa waktu lalu.
Pemerintah Cina mendesak Ukraina dan Rusia untuk menahan diri di tengah ketegangan yang meningkat di wilayah Kursk, yang merupakan lokasi salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).