
Operasi Trisula: Menangkap Gerilyawan PKI
Slogan “Vira Cakti Yudha” (Ksatria yang Tangguh di Medan Laga) terpampang di pintu masuk Museum Divisi Infanteri 2 Kostrad. Menurut pengurus museum, Sersan Mayor (Serma) Rio Handoko, slogan ini bukan hanya tulisan belaka namun sudah dibuktikan para prajurit. “Keberhasilan operasi Trisula hingga Timor-Timur menjadi bukti slogan itu melekat di dada para prajurit Divif 2 Kostrad,” kata Rio saat ditemui di Museum Divisi Infanteri 2 Kostrad. Di dalam museum, Rio mengisahkan salah satu keberhasilan operasi yang terus melekat dan menjadi pemantik nasionalisme para prajurit adalah Operasi Trisula. Operasi ini digelar di periode tahun 1968 untuk menumpas sisa-sisa gerilyawan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang disinyalir ingin menghancurkan kedaulatan NKRI. “Operasi Trisula digelar pada tahun 1968, di Blitar, Jawa Timur untuk menumpas PKI. Operasi ini dijalankan oleh Brigif 18 Trisula dan dipimpin oleh Komandan Satuan Penugasan, Kolonel Infanteri Witarmin,” kata Rio sambil menunjuk diaroma operasi Trisula yang terpampang di museum.

