Panglima Komando Gabungan Wilayah (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto menyebut perilaku anarkis di Papua diperparah dengan minuman keras hingga obat-obat terlarang khususnya ganja dari Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang meminta prajurit di Papua terus waspada. Hal ini dikatakannya saat meninjau langsung kesiapsiagaan prajurit yang melaksanakan tugas di daerah Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah beberapa waktu lalu.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menganugerahkan penghargaan tertinggi kepada dua satuan tugas (satgas) Korps Marinir yang menorehkan prestasi gemilang di tanah Papua. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan prajurit baret ungu melumpuhkan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) serta merebut puluhan markas pemberontak.
TNI AD berduka, satu prajuritnya yaitu Praka Anumerta Aprianus, dari satuan Yonif 611/Awang Long (AWL) gugur dalam tugas di Papua. Jenazahnya kini sudah tiba di kampung halamannya Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Hari ini, 1 Mei 2026, Panglima Kodam XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memberikan ucapan selamat untuk warga Papua. Ucapan ini untuk memperingati bergabungnya Papua ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
TNI dari Kodam XVII/Cenderawasih menggelar apel siaga personel guna mengantisipasi perkembangan situasi keamanan di wilayah Papua. Apel dipimpin langsung oleh Kasdam XVII/Cendrawasih, Brigjen TNI Haryantana.
TNI melalui Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto memastikan pihaknya menembak mati tokoh sentral kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau TPNPB-OPM, Jeki Murib. Penembakan terjadi di Distrik Omukia Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan situasi keamanan di wilayah Papua hingga saat ini masih dalam kondisi relatif aman dan kondusif.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto mengatakan bahwa masyarakat di wilayah timur Indonesia semakin cerdas dan kritis, serta tidak mudah terpengaruh isu, teror, maupun intimidasi dari TPNPB-OPM.