
Jejak Kejahatan 14 OPM yang Ditembak TNI
Sebanyak 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas ditembak Komando Operasi (Koops) Habema Kogabwilham III karena melakukan serangan pada Rabu (15/10) sekitar pukul 05.30 WIT.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Sebanyak 14 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) tewas ditembak Komando Operasi (Koops) Habema Kogabwilham III karena melakukan serangan pada Rabu (15/10) sekitar pukul 05.30 WIT.

Komando Operasi (Koops) Habema Kogabwilhan III terlibat baku tembak dengan kelompok separatis bersenjata OPM Kodap VIII/Soanggama, Rabu (15/10).

Tim gabungan TNI-Polri dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Brimob Polda Papua, Polres Yahukimo, dan Kodim 1715 Yahukimo mengevakuasi korban aksi kekerasan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Seradala, Yahukimo.

Kementerian Pertahanan RI menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum Australia terkait kasus warga negara Australia yang diketahui memasok senjata ke Organisasi Papua Merdeka (OPM).

TNI menggelar patroli gabungan bersama Polri dan pemerintah daerah di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, yang merupakan wilayah zona merah Organisasi Papua Merdeka (OPM), pada Senin (15/9).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan membantah narasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) terkait adanya penembakan brutal yang dilakukan TNI terhadap pelajar Papua di SMA Negeri 1 Yalimo mengakibatkan korban jiwa, Selasa (16/9).

Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti adanya dugaan penyelundupan senjata kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari Australia.

Pusat Penerangan TNI angkat bicara terkait isu pengungsian massal warga Intan Jaya, Papua Tengah, di tengah momen perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Momentum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI dan masyarakat di Kampung Tuanggi, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak meneguhkan sikap menolak Organisasi Papua Merdeka (OPM).

TNI melalui Komando Operasi (Koops) Habema terlibat kontak tembak dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di tiga lokasi berbeda.