Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa lebih dari 12.000 anak-anak Palestina di Tepi Barat terpaksa mengungsi sebagai akibat dari operasi militer Israel di wilayah pendudukan tersebut.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa pihaknya akan menghentikan operasi militer setiap hari selama 10 jam di beberapa wilayah Gaza dan mengizinkan masuknya pasokan bantuan.
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperingatkan bahwa pergerakan staff kemanusiaan untuk membantu masyarakat di Gaza sangat dibatasi karena operasi militer Israel meningkat. Ratusan ribu warga Palestina kembali mengungsi walaupun "tidak ada tempat yang aman untuk dituju".