
Indonesia Kecam Bombardir Israel terhadap Lebanon
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras rentetan serangan Israel ke berbagai wilayah di Lebanon, yang telah menewaskan lebih dari 250 orang.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras rentetan serangan Israel ke berbagai wilayah di Lebanon, yang telah menewaskan lebih dari 250 orang.

Kementrian Luar Negeri (Kemlu) RI menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap tawaran pekerjaan ilegal di Timor Leste. Hal itu didasarkan atas laporan kasus ketenagakerjaan yang menimpa para WNI di negara tersebut.

Kementerian Pertahanan RI menyatakan, tiga prajurit TNI yang gugur saat bertugas menjadi pasukan perdamaian di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4).

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan kecaman "sangat keras" atas berulangnya serangan di dekat Bani Haiyyan, Lebanon Selatan pada Selasa (30/3). Serangan kedua itu menewaskan dua prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL.

Pemerintah Republik Indonesia mengecam serangan Israel di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 (2006).

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mendorong ASEAN untuk meningkatkan koordinasi dan ketahanan bersama guna menghadapi dinamika geopolitik yang tidak pasti, khususnya di tengah konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran secara bertahap pada Jumat (6/3). Gelombang pertama akan dimulai dengan mengevakuasi 32 orang.

KBRI Phnom Penh berkerja sama dengan Direktorat Pelindungan WNI memfasilitasi ketibaan 36 Warga Negara Indonesia (WNI) karena praktik penipuan daring atau scam dari Kamboja.

Sebanyak 4 orang Warga Negara Indonesia (WNI) anak buah kapal ikan diculik kelompok bersenjata di perairan Ekwata, Gabon, Afrika Tengah. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan keselamatan korban.

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk segera bergerak cepat menyikapi kabar penculikan empat warga negara Indonesia (WNI) oleh bajak laut di Perairan Gabon, Afrika Tengah.