
Ini Cara Kerja Kapal Selam Otonom Buatan PT PAL
Kapal selam autonomous dipamerkan dalam puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10) silam.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Kapal selam autonomous dipamerkan dalam puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10) silam.

PT PAL Indonesia menegaskan komitmennya dalam pembangunan dua unit kapal jenis Landing Dock (LD) pesanan Filipina, yang progresnya berjalan sesuai dengan milestone yang telah disepakati bersama Department of National Defense Philippines.

PT PAL Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai tulang punggung kemandirian pertahanan maritim nasional. Melalui kemampuan pemeliharaan, perbaikan, dan modernisasi kapal perang (maintenance, repair, and overhaul/MRO), perusahaan pelat merah ini memastikan kesiapan tempur armada TNI Angkatan Laut tetap berada di level optimal.

PT PAL Indonesia berhasil mengintegrasikan sistem sensor, weapon and command (Sewaco) di KRI Panah-626. Kapal cepat rudal (KCR) 60 M tersebut berhasil menembakan meriam kaliber 57 mm, 20 mm, dan senjata laras panjang SS-2.

Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025, PT PAL Indonesia berhasil mengamankan kontrak berjalan senilai Rp42,32 triliun pada 2025, meningkat 7,01% dari tahun lalu.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan strategis kepada PT PAL Indonesia dalam menghadapi tantangan global dan memastikan kesiapan industri menghadapi perubahan yang dinamis.

Dirut PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod menekankan pentingnya transformasi digital bagi industri, khususnya di sektor maritim.

Terkait pembangunan kapal selam Scorpene Evolved, Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, memastikan bahwa seratus persen akan dilakukan di dalam negeri.

CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod memastikan pembangunan 2 unit kapal selam Scorpene Evolved akan dilakukan di dalam negeri dan melibatkan tenaga kerja (SDM) lokal.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod mengungkapkan saat ini perkembangan pengerjaan kapal selam baru sedang dalam proses desain dan persiapan rantai pasok bahan baku.