Penguatan hubungan parlemen antara Indonesia dan Maroko dinilai memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional, khususnya dalam membangun ketahanan negara melalui pengembangan sumber daya manusia, diplomasi internasional, serta penguatan kerja sama pendidikan dan kebudayaan.
DPR RI menilai dinamika global yang diwarnai konflik geopolitik dan fragmentasi kepemimpinan internasional menuntut pendekatan diplomasi yang lebih inklusif dan berorientasi dialog.