
Relawan WNI Diduga Disiksa saat Ditahan Israel, DPR Minta Diplomasi RI Naikkan Tekanan ke Forum PBB
Dugaan tindakan penyiksaan terhadap relawan kemanusiaan asal Indonesia yang ditahan aparat Israel memicu reaksi keras dari parlemen.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Dugaan tindakan penyiksaan terhadap relawan kemanusiaan asal Indonesia yang ditahan aparat Israel memicu reaksi keras dari parlemen.

Kepulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menjadi sorotan serius pemerintah setelah para korban mengaku mengalami trauma fisik dan perlakuan tidak manusiawi saat ditahan militer Israel di kawasan Mediterania Timur.

WNI yang tergabung dalam relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 telah berada di Istanbul, Turki pada Jumat (22/5). Mereka membenarkan bahwa adanya tindak kekerasan fisik selama ditahan oleh Israel.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan bahwa sekitar 44 orang aktivis Global Sumud Flotilla 2.0, armada kemanusiaan yang berupaya menyalurkan bantuan menembus blokade Israel di Gaza, akan dibebaskan Israel.