INTERNASIONAL

Serbia akan Tingkatkan Kerja Sama Industri Pertahanan dengan Prancis

Presiden Serbia Aleksander Vucic
Presiden Serbia Aleksander Vucic. (Foto: Dok. Predsednik.rs)

Jakarta, IDM - Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan kerja sama industri pertahanan dengan Prancis dan masih berupaya membeli pesawat tempur Rafale.

Dilansir dari Reuters, Jumat (5/4), Vucic menyebut rencana kerja sama itu akan dibahas ketika bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron ketika kunjungan ke Paris, yang dijadwalkan pada 8 April. Hal ini menunjukkan bahwa Serbia berupaya untuk beralih dari Rusia sebagai pemasok senjata utamanya.

Baca Juga: Tambah Personel, Ukraina Turunkan Batas Wajib Militer Menjadi 25 Tahun

Serbia, yang merupakan kandidat untuk bergabung dengan Uni Eropa, masih menggunakan pesawat rancangan Soviet, seperti pesawat tempur MiG-29 dan helikopter MI-35, di samping rudal dan tank Rusia. Mereka juga membeli rudal antipesawat dan drone tempur Cina.

Meskipun Serbia tetap netral secara militer, namun memilih untuk bergabung dengan program kemitraan untuk perdamaian NATO, yang dirancang bagi negara-negara yang tidak ingin bergabung dengan aliansi tersebut.

Kini, Pemerintah Vucic berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan Airbus melalui pemeliharaan dan pengembangan helikopter H125M di Serbia dan kemungkinan produksi bersama drone tempur. Selain itu, Vucic juga berharap akusisi 12 pesawat tempur Rafale dari Dassault Prancis dapat terwujud.

Baca Juga: Tewaskan Tujuh Stafnya, Pendiri WCK Sebut Israel Menyerang Secara Sistematis

“Kami bertekad untuk membeli pesawat baru yang secara signifikan akan meningkatkan kemampuan tempur kami. Serta Kami akan mempercepat kerja sama mengenai helikopter Airbus,” kata Vucic.

Sebelumnya pada bulan Januari lalu, Vucic menyebut Serbia akan menghabiskan sekitar 740 juta euro untuk membeli peralatan militer baru selama tahun 2024. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.