Sabtu, 5 April 2025

Pertempuran Semakin Sengit, Ukraina Klaim Rebut Kembali Wilayah Sekitar Bakhmut

Jakarta, IDM – Ukraina mengklaim bahwa pihaknya telah memukul mundur pasukan Rusia dari beberapa wilayah dalam serangan balasan yang berlangsung selama tiga minggu terakhir. Wilayah yang diambil alih itu dilaporkan berada di sekitar Kota Bakhmut.

Dilansir dari Reuters, Senin (10/7), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa pasukan negaranya telah “memimpin inisiatif” serangan balasan. Hal itu ia ungkapkan setelah beberapa wilayah di Tenggara, atau sekitar Bakhmut berhasil di rebut kembali dari Rusia.

Baca Juga:ย Dapat Dukungan dari Turki, Ukraina Ingin Segera Gabung NATO

“Kita semua ingin melihat serangan balasan dilakukan dalam waktu yang lebih singkat. Tapi inilah kenyataannya. Hari ini, kemajuan inisiatif (serangan balasan) berpihak pada kita.”

Sebelumnya, Zelensky mengakui kemajuan di medan tempur berlangsung lebih lambat dari yang dia dan para jenderal inginkan. Namun, kini kemajuan itu telah berpihak pada pasukan Ukraina.

โ€œKami semua, kami ingin melakukannya lebih cepat karena setiap hari berarti kerugian baru bagi warga Ukraina. Kami terus maju. Kami tidak terjebak,โ€ ujarnya.

Baca Juga:ย Pembangunan Militer Cina Menimbulkan Kekhawatiran Bagi Australia

Sementara, Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar mengatakan pertempuran sengit berkecamuk di dua wilayah tenggara. Menurutnya, kemajuan terus pasukan bertambah tetapi Rusia masih menduduki Bakhmut.

“Kami mengkonsolidasikan keuntungan kami di area tersebut,” kata Maliar. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer