Jakarta, IDM – Seorang pejabat badan intelijen luar negeri Jerman atau BND, bersama satu orang rekannya telah didakwa melakukan pengkhianatan karena memberikan dokumen rahasia negara ke Rusia.
Dilansir dari AP, Sabtu (9/9), Petugas intelijen itu diidentifikasi sebagai Carsten L. dan ditangkap di Berlinย pada 21 Desember tahun lalu. Lalu, tersangka kedua, seorang pengusaha yang diidentifikasi sebagai Arthur E., ditangkap di bandara Munich sebulan setelahnya.
Baca Juga:ย Korut Resmikan Kapal Selam Tempur Nuklir Pertamanya
Menurut jaksa federal Jerman, Carsten L. berkenalan dengan Arthur E. pada Mei 2021, dan Arthur E. sendiri memiliki hubungan kerja sama dengan seorang pengusaha lainnya yang berbasis di Rusia. Mereka bertiga diduga bertemu pada September 2022 dan bersekongkol untuk mendapatkan informasi sensitif BND untuk FSB, badan intelijen Rusia.
“Carsten L. telah memberikan total sembilan dokumen intelijen dalam dua kesempatan yang berbeda, yaitu pada pertengahan September dan awal Oktober tahun lalu. Ia menyalin dokumen itu melalui cetak dan foto digital,” kata jaksa.
Kemudian, ia memberikan dokumen itu ke Arthur E., yang membawa data digital secara sembunyi-sembunyi ke Moskow. Lalu, Arthur E. mencetaknya dan menyerahkannya ke FSB dalam suatu pertemuan tertutup.
Baca Juga:ย AS Berencana Kirim Amunisi โDepleted Uraniumโ ke Ukraina
Atas informasi itu, Carsten L. menerima setidaknya 450.000 Euro dari FSB. Sementara Arthur E. mendapat sekitar 400.000 Euro, yang diambil di Moskow pada November 2022.
“Kedua pria ini didakwa dengan dua tuduhan tindakan bersama atas pengkhianatan yang sangat serius. Informasi yang disampaikan ke FSB tergolong rahasia negara,โ ujar jaksa. (bp)