Sabtu, 5 April 2025

Mengenal “Si Gajah” Ambulans Jadul Saksi Sejarah Pemberontakan DI/TII di Jawa Barat

Bandung, IDM – Di era penumpasan pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) pimpinan Maridjan Kartosuwiryo pada tahun 1957-1962 sebuah ambulans jadul rakitan pabrik Chevrolet Karoseri General Motor Jakarta menjadi saksi biksu sejarah yang kini masih terawat dengan baik.

Seperti dilihat redaksi Indonesiadefense.com belum lama ini, ambulans yang dijuluki “Si Gajah” atau “Si Dukun” ini terparkir gagah di pintu masuk di Museum Mandala Wangsit Siliwangi, Bandung.

Baca Juga: Mengenal Rumah Singgah Jenderal Soedirman di Desa Bodag, Trenggalek

Di papan informasi tertulis bahwa julukan untuk ambulans ini lantaran telah berjasa membantu tim kesehatan Kodam III/Siliwangi dalam menyelamatkan korban luka atau gugur dari keganasan pemberontakan DI/TII di wilayah Jawa Barat seperti Cijapati, Cihanyir, Rancakole, Ibun, Paseh, Ciekek, dan Majalaya.

Ambulans "Si Gajah" atau "Si Dukun"
(IDM/Ronald)

Bahkan gembong pimpinan DI/TII Kartosuwiryo pun pernah diselamatkan oleh ambulans ini. Ceritanya saat ditangkap di daerah Paseh (G.Geber) di Majalaya oleh Peleton 2 Kompi C, Batalyon 328 Siliwangi pimpinan Letda Suhanda, Kartosuwiryo saat itu sekarat dan terbaring sakit dalam pelariannya. Ambulans ini yang dikerahkan untuk menyelamatkan nyawa Kartosuwiryo.

Baca Juga: Sejarah Monumen Mandala dari Bekas Sekolah Guru dan Hoofdkwartier van de Koninklijke

Setelah itu, ambulans tersebut dipakai Rumah Sakit Majalaya, hingga akhirnya dihibahkan ke Bintaldam III, tepat ketika berdirinya Museum Mandala Wangsit Siliwangi pada 1980. (rr)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM – Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer