Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menegaskan Latihan Angkasa Yudha (AYU) 2023 menjadi kesempatan penting untuk mengasah kemampuan tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU), mengeksplorasi, dan mengeksploitasi satuan operasi hingga konsep kendali di semua level.
“Saya ingin Latihan Angkasa Yudha dibuat semakin mendekati kondisi sesungguhnya, baik dari sisi kekuatan sendiri, maupun dalam skenario ancaman yang disiapkan dalam rangka OMP dan OMSP,” tegas KSAU.
Penegasan tersebut disampaikan KSAU dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil KSAU Marsdya TNI A. Gustaf Brugman saat membuka Latihan Posko Angkasa Yudha (AYU) 2023 di Seskoau Lembang, Bandung, Senin (19/6).
Baca Juga: Taruna AAL Kunjungi Tempat Bersejarah Operasi Amfibi Perang Dunia II di Prancis
Dikutip dari keterangan Dispenau yang diterima redaksi IDM dijelaskan, Latihan AYU merupakan latihan puncak TNI AU yang digelar rutin setiap tahun.
Pada dasarnya, latihan ini merupakan bentuk implementasi dari uji doktrin TNI AU, prosedur, dan rencana operasi baru lantaran melibatkan pengambilan keputusan. Tidak hanya pada tiga Koopsud namun juga Koopudnas sebagai Komando Utama di atasnya secara sekaligus dengan satu pihak dikendalikan.
Rencananya, latihan akan berlangsung hingga 27 Juni 2023 dengan melibatkan sebanyak 551 personel dari jajaran Koopsudnas, Koopsud I, Koopsud II, Koopsud III dan Kopasgat di bawah komando Direktur Latihan (Dirlat) Komandan Kodiklatau Marsya TNI Tedi Rizalihadi.
Baca Juga: Inspiratif, KRI Teluk Weda-526 Bangun Perpustakaan di Atas Kapal Perang
Pada bagian lain KSAU juga menegaskan Latihan AYU juga sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI AU kepada rakyat, sebagai upaya membina kemampuan dan juga menyiapkan kekuatan udara secara efektif dan efisien.
“Saya berpesan, semua rencana dan pedoman latihan untuk dilaksanakan secara cermat guna terselenggaranya latihan dengan baik dan mencapai sasaran,” pungkas KSAU. (yas)