Jakarta, IDM โย Konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina semakin memanas. Kremlin mengklaim pasukannya berhasil menyerang pangkalan Angkatan Udara Ukraina, sementara Kyiv membalas serangan tersebut dengan melumpuhkan fasilitas industri di perbatasan timur Rusia.
Dilansir dari Tass, laman resmi media pemerintah Rusia, Selasa (30/5), Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Letnan Jenderal Igor Konashenkov mengatakan bahwa mereka telah berhasil melakukan serangan dengan rudal berpresisi tinggi terhadap landasan udara militer Ukraina pada Senin malam. Selain itu, ia juga mengklaim beberapa pos komando, pesawat, hingga gudang persenjataan Ukraina juga telah dihancurkan.
Baca Juga:ย Ukraina Klaim Tembak 58 Drone Rusia dengan Sistem Pertahanan Udara dari AS
โSemalam, pasukan Rusia melakukan beberapa serangan dengan senjata presisi jarak jauh yang diluncurkan dari udara terhadap fasilitas lapangan terbang musuh. Tujuan serangan tercapai. Semua lokasi yang ditentukan dihancurkan. Serangan itu juga telah menghancurkan pos komando dan radar, depot pesawat, persenjataan serta amunisi Ukraina,” kata Konashenkov.
Di sisi lain, Ukraina mengklaim pihaknya berhasil menangkis hampir semua serangan drone Shaheed buatan buatan Iran yang diluncurkan Rusia, menggunakan sistem pertahanan udara yang dipasok oleh Amerika Serikat (AS) dan sekutu.
Baca Juga:ย Puluhan Pasukan NATO Terluka Imbas Konflik Kosovo dengan Serbia
“Itu merupakan serangan drone paling masif di Kyiv, dan musuh telah menyerang Ibu Kota lagi,” kata otoritas militer Ukraina timur. (bp)