Jakarta, IDM – Amerika Serikat (AS) melakukan serangan udara terhadap militan proksi Iran di Irak, sebagai balasan usai kelompok itu meluncurkan rudal balistik untuk menyerang pasukan AS dan koalisi di Pangkalan Udara Al-Asad.
“Segera setelah serangan itu, sebuah pesawat tempur AS AC-130 melakukan serangan pertahanan diri terhadap sejumlah personel milisi dukungan Iran yang terlibat,โ kata juru bicara Pentagon Sabrina Singh, melansir Defense.gov, Rabu (22/11).
Baca Juga:ย Korut Klaim Berhasil Luncurkan Satelit Pengintai Militer untuk Pertama Kali
Singh melanjutkan, pesawat tempur itu mampu memberikan respons dengan sangat cepat karena sedang mengudara ketika serangan rudal terjadi. Serangan pertahanan itu disebut merusak fasilitas dan menewaskan beberapa militan.
“Kami dapat mengidentifikasi titik asal serangan ini karena AC-130 sudah berada di wilayah tersebut dan oleh karena itu kami mampu meresponsnya. Serangan pertahanan itu mengakibatkan beberapa korban jiwa,โ kata Singh.
Baca Juga:ย Israel-Hamas Sepakati Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera
Menurutnya, pasukan AS diklaim telah diserang sebanyak 66 kali di Irak dan Suriah sejak 17 Oktober. Sementara, serangan kali ini ditujukan terdapa pusat operasi Kataeb Hizbullah, faksi militan yang memiliki hubungan dekat dengan Iran. (bp)