Sabtu, 5 April 2025

Uni Eropa Persiapkan Sanksi Baru ke Rusia

Jakarta, IDM – Uni Eropa (UE) tengah menyiapkan paket sanksi baru terhadap Rusia, sebagai tanggapan atas invasi negara beruang merah ke Ukraina. Sanksi ini dibentuk setelah UE menetapkan Rusia sebagai negara sponsor teroris.

Sanksi tersebut merupakan yang ke-9 dari deretan sanksi yang pernah diberlakukan UE terhadap Rusia. Rencana sanksi terbaru ini disampaikan langsung oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam kunjungannya ke Finlandia, Kamis (25/11).

โ€œKami bekerja keras untuk memukul Rusia, menumpulkan lebih jauh kapasitasnya untuk berperang di Ukraina dan saya mengumumkan hari ini, bahwa kami bekerja dengan kecepatan penuh pada paket sanksi kesembilan,โ€ ujar Ursula dilansir Ec.europa.eu.

Pada pertemuan dengan Perdana Menteri Finlandia dan Estonia, serta Wakil Perdana Menteri Swedia, Ursula menegaskan bahwa serangan Rusia terhadap infrastruktur sipil seperti pasokan listrik merupakan kejahatan perang. Serangan tersebut telah menyebabkan Ukraina kesulitan menghadapi musim dingin yang membutuhkan kapasitas listrik lebih banyak.

โ€œDan saya yakin, kami akan segera menyetujui batasan harga global minyak Rusia dengan G7 dan mitra utama lainnya. Kami tidak akan berhenti sampai Ukraina menang atas Putin dan perangnya yang melanggar hukum,โ€ tegasnya.

Baca: Inggris Kirim Helikopter Sea King Perdana ke Ukraina

Pada sanksi sebelumnya, UE membatasi lebih ketat perdagangan produk baja dan teknologi. UE pun menyerukan pada negara-negara di dunia untuk meningkatkan isolasi dan mengurangi kontak diplomatik dengan Rusia. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer