Turki Tangkap Puluhan Orang Terduga Kelompok Teroris

Jakarta, IDM - Pemerintah Turki menangkap puluhan orang yang diduga berkaitan dengan kelompok teroris Partai Pekerja Kurdistan atau PKK. Hal itu merupakan langkah tegas lanjutan untuk menghentikan pergerakan PKK usai berupaya mengebom gedung Kementerian Dalam Negeri Turki pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari AP, Rabu (4/10), Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan operasi menyeluruh nasional. Hingga kini, mereka menangkap 55 orang yang diduga bagian dari struktur intelijen PKK di 16 provinsi.
Baca Juga: Turki Kembali Luncurkan Serangan Udara Ke Militan Kurdi di Irak
"Setidaknya 12 tersangka anggota PKK lainnya ditangkap dalam operasi terpisah di lima provinsi," kata Yerlikaya.
Sementara, sekitar 928 orang lainnya ditangkap karena dicurigai memiliki senjata api tanpa izin atau terkait dengan penyelundupan senjata di Turki. Namun, Yerlikaya tidak menjelaskan apakah ratusan orang yang ditangkap itu memiliki hubungan dengan PKK atau tidak.
"Lebih dari 840 senjata api ilegal telah disita selama operasi ini," ujarnya.
Baca Juga: Inggris Gelontorkan Kontrak Senilai £4 miliar untuk Bangun Kapal Selam Nuklir SSN-AUKUS
Pasukan keamanan Turki kerap melakukan penangkapan massal pasca serangan teror tetapi operasi kali ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Turki menangkap hampir 800 orang usai serangan PKK di Turki selatan pada tahun 2021 lalu.
Langkah itu pun merupakan wujud dari perintah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang secara tegas mengatakan bahwa segala tindakan terorisme harus dituntaskan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































