Meningkatnya eskalasi militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Selat Hormuz kembali mengangkat kekhawatiran dunia terhadap stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah.
Rivalitas antara Cina dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Laut Cina Selatan (LCS) kian membayangi stabilitas ekonomi global. TNI AL menilai ketegangan dua kekuatan raksasa tersebut berpotensi memicu perang ekonomi baru yang berujung pada perebutan sumber daya energi dan pangan dunia.