Jajaran petinggi TNI AL bertolak ke Eropa untuk berburu teknologi pemetaan bawah air terbaru. Komandan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksdya Budi Purwanto memimpin langsung perburuan piranti canggih ini ke Denmark dan Belanda.
TNI AL terus memperkuat “saraf” bawah lautnya dengan teknologi canggih. Kali ini, tiga kapal perang pemburu ranjau milik Komando Armada (Koarmada) II menguji kebolehan robot bawah laut untuk memastikan perairan Indonesia bersih dari ancaman bahan peledak.