Korea Utara (Korut) mengklaim telah lakukan uji coba rudal balistik antarbenua yang menggunakan bahan bakar padat. Rudal yang baru dikembangkan itu diberi nama Hwasongpho-18 dan disebut sebagai persenjataan nuklir paling kuat Korut.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memimpin sebuah parade militer yang memamerkan kekuatan industri militer. Di antara senjata yang dipamerkan, terlihat beberapa rudal balistik antarbenua (ICBM) jenis baru berbahan bakar padat.
Korea Selatan (Korsel) resmi membentuk sebuah divisi baru yang bertugas menghadapi ancaman dari senjata nuklir dan senjata pemusnah masal dari Korea Utara (Korut), Senin (2/1). Divisi ini dibentuk setelah Presiden Korut Kim Jong Un mengungkapkan rencana untuk meningkatkan persenjataan nuklir negaranya di tahun 2023.
Dalam pertemuan paripurna nasional di malam tahun baru 2023, Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un memerintahkan peningkatan skala besar persenjataan nuklir. Kim menyoroti tindakan Amerika Serikat (AS) dan Korsel yang dianggap telah mengancam stabilitas keamanan di kawasan Semenanjung Korea.
Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menjabarkan rencananya untuk meningkatkan kekuatan militer pada tahun depan. Pernyataan ini Kim ungkapkan saat pertemuan nasional pejabat Korut di tengah meningkatnya ketegangan dengan Korsel, Rabu (28/12).
Korea Utara (Korut) telah menguji senjata strategis jenis baru di negaranya berupa sistem motor bahan bakar padat dengan daya dorong tinggi. Percobaan ini merupakan upaya untuk terus mengembangkan program nuklir dan kapasitas rudal balistik antarbenua Korut.