Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa keterlibatan prajurit TNI dalam program ketahanan pangan murni bertujuan untuk membantu pemerintah, bukan untuk mengambil alih atau memiliki program tersebut.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut krisis pangan sama bahayanya dengan ancaman militer. Hal ini dikatakannya saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Ketahanan Pangan bertajuk “Ketahanan Pangan dalam Perspektif Pertahanan Negara dan Ketahanan Wilayah” yang diadakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Hotel Aston, Jakarta Barat, Selasa (21/7).