TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Helikopter TNI Angkatan Darat Mi 17V5 mengalami kecelakaan saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Aksi pantang menyerah memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah, ditunjukkan personel Skadron 31/Amur Yudha Cakti, Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).
Guna membantu pemulihan wilayah yang terdampak badai tropis Kristine (Trami) di wilayah Bicol, Filipina, Senin, (28/10), TNI AD melalui Puspenerbad yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Penanggulangan Bencana Alam mengirimkan 1 Unit helikopter MI-17V5, nomor registrasi HA-5140 dan 10 orang prajurit.