TNI Angkatan Udara (TNI AU) turut mencermati dinamika geopolitik global yang berdampak pada kenaikan harga serta pasokan bahan bakar minyak, yang kemudian mendorong pemerintah untuk menerapkan kebijakan efisiensi.
TNI AL mulai mengalihkan fokus pengamanan laut dengan memanfaatkan teknologi robotik. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menegaskan penggunaan pesawat dan kapal tanpa awak (drone) bakal menjadi kunci efisiensi dalam menjaga wilayah perairan Indonesia yang sangat luas.
Kementerian Pertahanan RI dan TNI menyiapkan langkah-langkah efisiensi pengunaan bahan bakar minyak (BBM) pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan mobil dinas.