Pesawat C-130J Super Hercules milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang mengangkut bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina dilaporkan melakukan transit dan pengisian bahan bakar di New Delhi, India, Sabtu (30/3).
Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Brigjen (Mar) Joni Sulistiawan melepas keberangkatan bantuan kemanusiaan untuk warga Bawean dengan KRI Teluk Banten-516 dari Surabaya, Jumat (29/3).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melepas keberangkatan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Palestina di Apron Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (29/3).
Pemerintah Republik Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Kali ini dengan menggunakan satu unit pesawat Hercules C-130 J TNI Angkatan Udara, yang diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, (29/3).
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiapkan satu unit pesawat C-130J Super Hercules untuk mengirim bantuan sebanyak 900 payung udara orang (POU) dan payung udara barang (PUB) ke Yordania.
TNI akan kembali mengirimkan bantuan ke Palestina melalui metode airdrop. Hal ini dipastikan Asops TNI Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema saat melaksanakan pemeriksaan kesiapan operasi atau apel kesiapan pengiriman bantuan kemanuasian dari pemeritah Indonesia kepada Palestina menggunakan 1 unit pesawat Hercules C-130 J TNI AU, bertempat di Apron Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa, (26/3/2024).
Satuan Pemeliharaan (Sathar) 72 dari Depo Pemeliharaan (Depohar) 70 Koharmatau menyiapkan 100 parasut untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan Indonesia di Gaza dengan teknik airdrop atau menyalurkan bantuan tersebut lewat udara.
KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 sukses menuntaskan misi pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina yang hanya diberikan kesempatan selama empat hari untuk menurunkan (dropping) barang di El-Arish, Mesir.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah Indonesia berencana mengirim bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina yang berada di Gaza dengan cara airdrop atau menjatuhkannya dari udara.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan rencana pembangunan dermaga sementara di pantai Jalur Gaza untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dalam skala besar.