
Tinjau Padang Pariaman, Presiden Prabowo Minta Percepat Pemulihan Pascabencana
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan penguatan peran TNI dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Padang Pariaman, Sumatra Barat.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan penguatan peran TNI dalam penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Prajurit Yonif 114/Satria Musara memperbaiki saluran air PDAM di Bener Meriah, Aceh, yang rusak akibat longsor dan banjir pada beberapa waktu lalu.

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Sumatra.

TNI Angkatan Udara (TNI AU), melalui Lanud Soewondo, melakukan evakuasi terhadap 73 siswa SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang terisolir akibat banjir di wilayah Sibolga, Sumatra Utara.

Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pengerahan total seluruh kekuatan nasional guna mempercepat penanganan darurat banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bandara Dr. FL. Tobing Sibolga diaktifkan sebagai salah satu upaya untuk mempercepat distribusi logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir, Jumat (28/11).

Curah hujan tinggi yang mengguyur Sumatra Barat sejak beberapa hari terakhir membuat sejumlah akses utama lumpuh total. Sungai-sungai meluap, permukiman terendam, dan sebagian warga terisolasi di rumah mereka. Di tengah kondisi itu, prajurit Marinir dari Yonmarhanlan II Padang turun langsung mengevakuasi warga dan membagikan bantuan logistik, Sabtu (29/11).

TNI Angkatan Udara (TNI AU) bergerak cepat merespons kondisi banjir yang terjadi di Desa Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dengan mengerahkan prajurit Batalion Komando 469 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) untuk membantu proses evakuasi warga.

TNI mengerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa pesawat C-130J Super Hercules TNI AU membantu penanganan bencana banjir di wilayah Aceh.

Kodam I/Bukit Barisan kembali mengirimkan 204 personel gelombang kedua untuk memperkuat penanganan banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, wilayah yang berada di bawah tanggung jawab Korem 023/Kawal Samudra.