Era perang modern telah mengalami perubahan mendasar. Teknologi sistem tanpa awak atau unmanned systems kini bukan lagi sekadar pelengkap kekuatan militer, melainkan telah menjadi bagian penting dari ekosistem pertahanan yang menghubungkan sensor, data, komunikasi, kecerdasan buatan (AI), sistem komando hingga unsur manusia sebagai pengguna.
Perkembangan pesat teknologi pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) tidak hanya membuka peluang baru bagi modernisasi pertahanan Indonesia, tetapi juga menghadirkan ancaman yang semakin kompleks.
Kementerian Pertahanan RI melalui Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo memimpin kegiatan pengangkatan sumpah, pelantikan, dan serah terima jabatan pimpinan tinggi Kemhan RI di ruang hening Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (22/12).
Sekretaris Badan Instalasi Strategis Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksamana Pertama TNI Arif Harnanto membuka Focus Group Discussion (FGD) mengenai ancaman peperangan hibrida di Jakarta, Senin (7/8).