TNI AL berkomitmen mengawal penuh agenda riset strategis nasional di wilayah perairan internasional. Melalui Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), TNI AL menyiapkan asistensi militer untuk menjamin keamanan kegiatan penambangan laut dalam (deep sea mining) yang diprakarsai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Samudra Pasifik.
Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) memperkuat sinergi riset maritim bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kolaborasi strategis ini berfokus pada pemetaan aktivitas gunung api bawah laut untuk memperkuat mitigasi bencana di perairan Indonesia.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali melepas 12 perwira tinggi (Pati) yang baru memasuki purna tugas, salah satu di antaranya adalah Laksamana Madya TNI (Purn) Amarulla Octavian.