
Airdrop Bantuan Logistik untuk Warga Gaza Diperpanjang hingga 28 Agustus
Bantuan logistik lewat metode udara atau airdrop untuk warga Jalur Gaza, Palestina, diperpanjang hingga 28 Agustus 2025.
Ikuti perkembangan, konteks, dan liputan terkait dalam satu tempat.

Bantuan logistik lewat metode udara atau airdrop untuk warga Jalur Gaza, Palestina, diperpanjang hingga 28 Agustus 2025.

Satuan Tugas (Satgas) Merah Putih II kembali menyalurkan 10,3 ton bantuan kemanusiaan berupa logistik dan kebutuhan pokok untuk warga Gaza melalui misi airdrop, Senin (18/8).

TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiapkan satu unit pesawat C-130J Super Hercules untuk mengirim bantuan sebanyak 900 payung udara orang (POU) dan payung udara barang (PUB) ke Yordania.

TNI akan kembali mengirimkan bantuan ke Palestina melalui metode airdrop. Hal ini dipastikan Asops TNI Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema saat melaksanakan pemeriksaan kesiapan operasi atau apel kesiapan pengiriman bantuan kemanuasian dari pemeritah Indonesia kepada Palestina menggunakan 1 unit pesawat Hercules C-130 J TNI AU, bertempat di Apron Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa, (26/3/2024).

Satuan Pemeliharaan (Sathar) 72 dari Depo Pemeliharaan (Depohar) 70 Koharmatau menyiapkan 100 parasut untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan Indonesia di Gaza dengan teknik airdrop atau menyalurkan bantuan tersebut lewat udara.

Angkatan Udara Yordania dan Belanda melakukan misi airdrop bantuan logistik melalui pesawat C130 dengan droping zone di lapangan rumah sakit Yordania di Gaza.