Rusia Cabut Ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir

Jakarta, IDM - Presiden Vladimir Putin menandatangani undang-undang yang menangguhkan ratifikasi Rusia terhadap perjanjian global yang melarang uji coba senjata nuklir. Keputusan itu pun disesali beberapa pihak salah satunya Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Reuters, Jumat (3/11), Putin telah menandatangani undang-undang nasional mengenai pencabutan ratifikasi Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT). Perjanjian tahun 1996 itu melarang semua aktivitas yang berkaitan ledakan nuklir seperti uji langsung senjata nuklir.
Baca Juga: Badan Intelijen Korsel: Korut Pasok Amunisi Ke Rusia
“Tindakan Rusia hanya akan menurunkan kepercayaan terhadap rezim pengendalian senjata internasional,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.
Sementara, otoritas Rusia mengatakan bahwa langkah itu dilakukan sebagai bentuk penyelarasan dengan AS. Sebab, AS juga menandatangani perjanjian itu tetapi tidak meratifikasinya.
Baca Juga: Serukan Gencatan Senjata, PBB Peringatkan Risiko Genosida di Gaza
Rusia menegaskan tidak berniat untuk melakukan uji coba senjata nuklir. Mereka juga tidak akan mengubah postur nuklir atau cara berbagi informasi mengenai aktivitas nuklir karena Rusia akan tetap menjadi salah satu penandatangan perjanjian tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































