Pemimpin Sudan Peringatkan Konflik Negaranya Dapat Meluas ke Regional Afrika

Jakarta, IDM - Pemimpin Sudan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan memperingatkan PBB bahwa konflik di negaranya bisa meluas ke negara-negara tetangga di Afrika. Ia pun mendesak penguatan tekanan internasional terhadap unit paramiliter RSF.
Dilansir dari France24, Jumat (22/9), saat berbicara di PBB, Burhan menyoroti hubungan RSF dengan Wagner, kelompok tentara bayaran Rusia yang beroperasi di beberapa wilayah Afrika seperti Sudan, Libya, Mozambik dan Mali.
Baca Juga: Zelensky Serukan Agar Dewan Keamanan PBB Pertimbangkan Hak Veto Rusia
“Bahaya perang ini kini menjadi ancaman bagi keamanan regional hingga internasional karena para pemberontak itu mencari dukungan kelompok teroris dari berbagai negara di dunia,” kata Burhan.
Lebih lanjut, Burhan juga menilai bahwa RSF harus dianggap sebagai kelompok teroris. Menurutnya, RSF telah melakukan berbagai tindakan yang mengancam keselamatan manusia seperti penyiksaan, penjarahan, pembunuhan, hingga perdagangan senjata dan obat-obatan terlarang.
Baca Juga: Kunjungi Markas Militer, Rusia Pererat Hubungan Pertahanan dengan Iran
Oleh sebab itu, ia meminta agar komunitas regional maupun internasional untuk memperluas upaya dalam menekan RSF. Ia khawatir jika tanpa penanganan yang tepat, maka konflik dengan kelompok militan itu dapat meluas ke negara lainnya di Afrika.
“Perlu campur tangan regional dan internasional untuk menekan kelompok ini. Situasi kini seperti percikan perang, perang yang akan meluas ke negara-negara lain di kawasan ini,” ujarnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































