Jakarta, IDM – Otoritas militer Korea Selatan (Korsel) melaporkan bahwa Korea Utara (Korut) telah menembakkan sejumlah rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur. Hal ini dilakukan kurang dari sebulan usai Korut menembakkan beberapa rudal balistik serupa ke perairan tersebut.
Dilansir dari Yonhap, Jumat (17/5), Joint Chief of Staff Korsel mengatakan telah mendeteksi rudal balistik jarak pendek yang diluncurkan ke arah Laut Timur dari kota pesisir Wonsan, Korut, pada pukul 15.10 waktu setempat. Namun, JCS tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jangkauan penerbangan dan kemampuan lainnya karena masih perlu dianalisis.
Baca Juga:ย Rusia-Cina Pererat Kerja Sama โEra Baruโ dan Kritik Tindakan Konfrontasi AS
โMiliter kami telah memperkuat pengawasan dan kewaspadaan jika terjadi peluncuran tambahan, dan terus berbagi informasi terkait rudal balistik Korea Utara dengan pihak berwenang AS dan Jepang,โ kata JCS.
Penembakan rudal itu juga terjadi di hari yang sama ketika Kim Yo-jong, adik Presiden Korut Kim Jong-un, menegaskan bahwa pihaknya hanya membuat senjata untuk pertahanan melawan ancaman musuh (Korsel) dan bukan untuk dipasok ke negara lain (Rusia), seperti yang dituduhkan oleh Barat.
Baca Juga:ย Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuk Melalui Dermaga Sementara AS di Pantai Gaza
Pada Selasa lalu, dua pesawat tempur F-35A Korsel dan dua F-22 Raptor AS melakukan latihan bersama di wilayah Korsel untuk menunjukkan kekuatan udara dan deterens terhadap ancaman militer Korut. (bp)