Jakarta, IDM โย Korea Utara (Korut) mengecam upaya komunitas internasional untuk menerapkan resolusi sanksi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) terhadapnya karena dianggap telah memicu ketidakstabilan di kawasan.
Dilansir dari KCNA, laman media pemerintah Korut, Selasa (14/5), Kemlu Korut mengatakan ketidakstabilan di kawasan justru dipicu oleh negara-negara Barat seperti Australia, Inggris, Kanada, Perancis, Jerman dan Selandia Baru, yang sengaja mengerahkan kapal perang dan pesawat tempur ke Asia-Pasifik. Mereka juga disebut telah memasuki perairan di sekitar Semenanjung Korea, dengan dalih menegakkan resolusi DK PBB.
Baca Juga:ย PBB Pastikan Jumlah Korban Tewas di Gaza Hampir 35.000
“Intervensi militer semacam ini, yang dilakukan oleh negara-negara tersebut dengan dalih menerapkan resolusi DK PBB dan mematuhi hukum internasional, bertentangan dengan tujuan dan prinsip Piagam PBB yang mengutamakan kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi,” tulis Kemlu Korut.
Korut pun kembali memperingatkan pihaknya akan terus mempertahankan kedaulatannya dan mengambil langkah-langkah tegas terhadap tindakan provokasi Barat.
Baca Juga:ย Rusia Siap Hadapi Barat Jika Ingin Perang di Ukraina
“Korut akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk secara tegas mempertahankan kedaulatan dan keamanan berdasarkan analisis terhadap pengaruh negatif yang disebabkan oleh tindakan serius beberapa negara tersebut,” pungkasnya. (bp)