Jakarta, IDM – Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah menyetujui tahap ketiga modernisasi militer, yang mencakup pembelian kapal selam pertama Filipina, untuk mempertahankan kedaulatan maritim di Laut Cina Selatan.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (3/2), Juru Bicara Angkatan Laut Roy Trinidad mengatakan bahwa modernisasi tahap ketiga ini mencerminkan pergeseran strategi dari pertahanan internal ke pertahanan eksternal.
Baca Juga:ย Menhan Rusia Desak Industri Pertahanan untuk Percepat Produksi Senjata
โKami mungkin bukan angkatan laut yang besarโฆtapi kami akan memiliki angkatan laut yang akan menjaga hak teritorial dan kedaulatan kami,โ kata Trinidad.
Sebelumnya, rencana modernisasi tahap pertama dan kedua lebih berpusat pada daratan pertahanan di darat, sedangkan tahap ketiga salah satu fokusnya yaitu meningkatkan kemampuan militer di Laut Filipina Barat (sebutan Filipina untuk Laut Cina Selatan).
Baca Juga: Kuburan Massal Ditemukan di Gaza, Palestina Tuntut Penyelidikan Internasional
Trinidad tidak menyebutkan berapa banyak kapal selam yang akan dibeli oleh Filipina, namun ia mengatakan, โpastinya lebih dari satu.โ Modernisasi militer ini pun diperkirakan menelan biaya 2 triliun peso ($35,62 miliar) dan akan berlangsung selama beberapa tahun. (bp)