INTERNASIONAL

Filipina Berencana Beli Kapal Selam untuk Perkuat Kedaulatan Maritim

Kapal Fregat Filipina BRP Antonio Luna.
Kapal Fregat Filipina BRP Antonio Luna. (Foto: Dok. Pna.gov.ph)

Jakarta, IDM - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr telah menyetujui tahap ketiga modernisasi militer, yang mencakup pembelian kapal selam pertama Filipina, untuk mempertahankan kedaulatan maritim di Laut Cina Selatan.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (3/2), Juru Bicara Angkatan Laut Roy Trinidad mengatakan bahwa modernisasi tahap ketiga ini mencerminkan pergeseran strategi dari pertahanan internal ke pertahanan eksternal.

Baca Juga: Menhan Rusia Desak Industri Pertahanan untuk Percepat Produksi Senjata

“Kami mungkin bukan angkatan laut yang besar…tapi kami akan memiliki angkatan laut yang akan menjaga hak teritorial dan kedaulatan kami,” kata Trinidad.

Sebelumnya, rencana modernisasi tahap pertama dan kedua lebih berpusat pada daratan pertahanan di darat, sedangkan tahap ketiga salah satu fokusnya yaitu meningkatkan kemampuan militer di Laut Filipina Barat (sebutan Filipina untuk Laut Cina Selatan).

Baca Juga: Kuburan Massal Ditemukan di Gaza, Palestina Tuntut Penyelidikan Internasional

Trinidad tidak menyebutkan berapa banyak kapal selam yang akan dibeli oleh Filipina, namun ia mengatakan, “pastinya lebih dari satu.” Modernisasi militer ini pun diperkirakan menelan biaya 2 triliun peso ($35,62 miliar) dan akan berlangsung selama beberapa tahun. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.