Jumat, 4 April 2025

Uni Eropa Tolak Tentara NATO Terlibat Konflik di Ukraina

Jakarta, IDM – Direktur Jenderal Staf Militer Uni Eropa, Herve Blejean menyatakan bahwa rencana pengerahan pasukan NATO di Ukraina sangatlah tidak masuk akal. Menurutnya, rencana tersebut tidak didasarkan atas aturan yang berlaku di aliansi tersebut.

“Mengirim pasukan darat ke Ukraina berarti menjadi pihak dalam konflik dan memasuki keadaan perang dengan Rusia. Tidak ada yang menginginkan itu, baik NATO, maupun UE,” kata Blejean pada televisi LCI Prancis melansir TASS, Kamis (15/6).

Baca Juga:ย Seorang Kadet Tembak Dua Tentara Jepang Hingga Tewas

Blejean menjelaskan, NATO tidak memiliki wewenang untuk mengirim pasukan ke Ukraina. Ia pun tidak ingin pasukan gabungan negara anggota menjadi korban dalam konflik bersenjata yang telah berlangsung sejak Februari tahun lalu.

“Kami bukan pihak yang bertikai dan kami tidak akan ikut menjadi pihak tersebut.”

Menurutnya, serangan balasan Ukraina juga tidak akan mengakhiri konflik maupun mengembalikan seluruh wilayah yang telah diduduki oleh Rusia.

Baca Juga:ย Jenderal Rusia Dilaporkan Tewas Dalam Serangan Balik Ukraina

โ€œMereka tidak akan dapat mengembalikan semua wilayah selama serangan balasan ini. Tentu saja, awalnya mungkin akan ada beberapa hasil nyata, tapi setelah itu mereka akan berkeinginan untuk melakukan serangan balasan lainnya, yang kedua, yang ketiga,โ€ tambah Blejean.

Pernyataan Blejean tersebut diungkapkan untuk menanggapi proposal dari mantan Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen. Menurut Ramussen, sejumlah negara NATO dapat mengirimkan pasukan darat ke Ukraina “secara individual”. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer