Kamis, 3 April 2025

Ukraina Akui Kekurangan Rudal Anti-Pesawat

Jakarta, IDM – Juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ihnat mengakui bahwa pihaknya mengalami kekurangan rudal anti-pesawat usai konflik berlangsung selama hampir dua tahun.

Dilansir dari Reuters, Rabu (10/1), Ihnat mengatakan kepada televisi nasional bahwa Ukraina telah menggunakan “cadangan rudal yang cukup besar” untuk mempertahankan diri terhadap serangan Rusia. “Jelas bahwa ada defisit rudal anti-pesawat,” katanya.

Baca Juga:ย WHO Batalkan Pengiriman Pasokan Medis ke Gaza bagian Utara

Hal itu terjadi karena Rusia meningkatkan serangan rudal dan drone ke Ukraina dalam beberapa minggu terakhir. Ratusan rudal dan drone dilaporkan telah diluncurkan ke kota-kota Ukraina termasuk Ibu Kota Kyiv dan Kharkiv. Namun, bantuan yang dibutuhkan Ukraina dari sekutu Barat tertunda.

Ihnat pun berharap penundaan bantuan militer dari sekutu Barat akan segera teratasi karena Ukraina bergantung pada pasokan itu, termasuk rudal anti-pesawat.

Baca Juga:ย Badan Intelijen Cina Klaim Ungkap Kasus Spionase yang Melibatkan Inggris

โ€œKami memiliki semakin banyak peralatan Barat saat ini dan, oleh karena itu, peralatan tersebut memerlukan pemeliharaan, perbaikan, pembaruan, pengisian ulang, dan amunisi yang sesuai,โ€ katanya.

Dalam serangan terbaru minggu ini, Ukraina mengklaim telah menembak jatuh 18 rudal jelajah yang ditembakkan, tingkat intersepsi yang lebih rendah dari biasanya. Otoritas Ukraina mengaitkan hal ini dengan banyaknya rudal balistik Rusia yang lebih sulit dicegat. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer