Jakarta, IDM – Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta menerima kunjungan delegasi United States Air Force Academy (USAFA), Kamis (30/3).
Delegasi USAFA terdiri dari tiga orang kadet yakni C3C Michelle Cabonce, C2C Savannah Champagne, C2C Ainsley Durand, serta seorang instruktur dengan pangkat Letnan Kolonel. Selama berada di Muspusdirla, para kadet USAFA mendapat tour of experience untuk mengetahui sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Muspusdirla merupakan museum milik TNI AU dengan beragam koleksi, seperti pesawat tempur yang pernah dioperasionalkan di Indonesia, diorama, foto, lukisan, hingga tanda kehormatan. Dengan demikian, koleksi tersebut dapat memberi gambaran bagaimana perjuangan para pahlawan dalam upaya menengakkan kedaulatan NKRI.
Baca Juga:ย Jaga Militansi dan Asah Insting, Prajurit Kosek I Ikuti Latihan Menembak
Yang menarik dalam kunjungan ini, para Kadet USAFA juga diberi kesempatan untuk mencoba simulator pesawat pemburu P-51 Mustang. Pesawat ini merupakan tulang punggung perjuangan TNI AU yang dikerahkan dalam sejumlah operasi militer di wilayah Indonesia.
Dikutip dari laman TNI AU, Jumat (31/3), Mustang menjadi satu-satunya pesawat tempur yang mampu melangsungkan serangan secara mandiri maupun melaksanakan tugas pengawalan terhadap pesawat pengebom. Dengan demikian, tidak mengherankan jika pesawat ini menjadi salah satu pesawat buru sergap jarak jauh yang sangat andal pada era Perang Dunia II.
Baca Juga:ย Rindam III/Slw Kembali Latihan Gladi Sistem Remot Kontrol dari Perang Gerilya Hingga Drone
Selama kunjungan ini, delegasi USAFA didampingi oleh Letkol Sus Subiyah yang bertugas sebagai pemandu untuk memberi penjelasan dan menengok lebih dekat beragam koleksi Muspusdirla.
Sebelum mengunjugi museum yang berada di Lanud Adi Soetjipto ini, ketiga Kadet USAFA terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Akademi Angkatan Udara (AAU) dalam kegiatan yang bertajuk โWeek of USAFA Visit AAU 2023โ dan telah berlangsung sejak 27 Maret 2023. (yas)