Jumat, 4 April 2025

Terima Paparan Pengadaan MRCA Rafale, Wakasau: Alutsista Canggih dan Modern Kebutuhan Mutlak Bagi TNI AU

Jakarta, IDM โ€“ย Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono mengatakan bahwa alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang canggih dan modern merupakan kebutuhan mutlak bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam menjalankan tugas pokoknya.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakasau saat menerima paparan tentang pengadaan Multirole Combat Aircraft (MRCA) Rafale di Mabesau, Cilangkap, Senin (12/8).

โ€œKedatangan pesawat tempur Multirole Combat Aircraft Rafale ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang sangat concern terhadap aspek pertahanan,โ€ jelas Andyawan dikutip dari keterangan TNI AU, Selasa (13/8).

Baca Juga:ย Awasi Jalur Lintas Kapal di Selayar Sulsel, TNI AL Akan Bangun Lanal Tipe C

Ia menambahkan, pemerintah melalui Kemhan telah berkomitmen untuk memberikan alutsista terbaik kepada TNI, khususnya TNI AU untuk menjawab tantangan dan ancaman tugas yang semakin kompleks di era modern ini.

Paparan Pengadaan MRCA
Paparan Pengadaan MRCA pesawat tempur Rafale di Mabesau, Cilangkap. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Untuk bisa mengoperasikan pesawat yang modern dan canggih, Marsdya TNI Andyawan mengatakan TNI AU membutuhkan sejumlah hal dan tidak hanya terbatas pada kemampuan teknis, akan tetapi juga mencakup aspek-aspek lainnya seperti kesiapan sumber daya manusia (SDM); infrastruktur pendukung; prosedur; dan doktrin operasional yang relevan.

Pada kesempatan tersebut, paparan mengenai MRCA Rafale disampaikan oleh Kapus Alpalhan Baranahan Kemhan Marsekal Pertama TNI Yusran Lubis. Kemudian, dilanjutkan dengan paparan oleh Kepala Satgas Garuda Perkasa Kolonel Pnb Yulmaizir Chaniago, dan diakhiri oleh paparan dari Kadiskonsau Marsma TNI I Gede Widarma Suyasa.

Baca Juga:ย TNI Gagalkan Penyelundupan 8,4 Kg Sabu yang Dikemas Dalam Teh

Sebelumnya, Kemhan telah mengefektifkan kontrak pengadaan pesawat tempur Rafale dengan total pesawat berjumlah 42 unit. Dalam laman resminya Kemhan menyebut bahwa pesawat Rafale pertama akan tiba di Indonesia pada awal tahun 2026.

Kedatangan pesawat tempur Rafale beserta persenjataan dan perangkat pendukungnya dalam beberapa tahun mendatang diharapkan akan meningkatkan kekuatan dan kesiapan TNI AU secara signifikan dalam menjaga kedaulatan negara di udara. (yas)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer