Sebuah organisasi medis di Sudan mengatakan bahwa pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) berusaha menyembunyikan bukti pembunuhan massal di Darfur dengan mengubur atau membakar jenazah.
Sebuah kelompok hak asasi manusia internasional melaporkan bahwa pembersihan etnis telah dilakukan oleh Pasukan Paramiliter RSF Sudan dan sekutunya di negara bagian Darfur Barat.