Penguatan postur pertahanan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui program Optimum Essential Force (OEF) ditargetkan mencapai 100 persen pada 2029. OEF merupakan lanjutan dari program Minimum Essential Force (MEF).
Situasi geopolitik dan geostrategis yang dinamis dalam beberapa tahun belakang berpotensi munculnya ancaman pertahanan dan keamanan dalam negeri. Kebutuhan akan modernisasi alutsista dinilai menjadi mendesak demi asa menjaga negara. Untuk itu, Presiden Joko Widodo belum lama menyetujui penambahan alokasi pinjaman luar negeri (PLN) tahun 2020-2024 untuk Kementerian Pertahanan sebesar USD 4,99 miliar.