TNI AL mengerahkan dua kapal perang jajaran Koarmada I untuk berpatisipasi dalam parade atau demonstrasi (fleet review) pada pameran maritim dan dirgantara internasional (LIMA) 2025 di Langkawi, Malaysia, Selasa (20/5).
TNI AL mengirimkan dua kapal perang dari jajaran Komando Armada (Koarmada) I, yaitu KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 untuk mengikuti pameran industri pertahanan maritim (Imdex) 2025 di Singapura, Minggu (4/5).
TNI AL meluncurkan kapal perang jenis korvet produksi dalam negeri, yaitu KRI Bung Hatta-370. Korvet buatan galangan asal Batam ini merupakan unit kedua yang dibangun, setelah KRI Bung Karno-369 diresmikan pada 2022 lalu.
Dua unsur kapal perang di bawah jajaran Koarmada I, yakni KRI Bung Karno-369 dan KRI Kerambit-627 melaksanakan latihan bersama dengan Angkatan Laut Singapura di Perairan Natuna, Kamis (15/8).
Kapal perang TNI AL dan Angkatan Laut Korea Selatan, yakni KRI Bung Karno-369 bersama ROKS Dae Jo Yeong (977) menggelar passing exercise di Teluk Jakarta, Kamis (1/8) lalu.
KRI Bung Karno-369 melakukan uji fungsi (sea acceptance test) setelah berhasil uji senjata (harbour acceptance test), pascapemasangan meriam Marlin Leonardo 40 mm ILOS.
Dinas Material Senjata dan Elektronika TNI AL (Dissenlekal) melakukan kontrak pengadaan empat unit meriam 40mm single barrel Independent Line of Sight (ILOS) Leonardo buatan Italia.
Kapal kepresidenan KRI Bung Karno-369 akan dilengkapi sejumlah persenjataan tangguh untuk kemampuan tempur yang lebih jauh lebih baik ketimbang KRI Barakuda-814.