Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bicara polemik kredit perumahan prajurit dan akui sudah mendata prajurit yang dikabarkan terpaksa atau terkena potongan sebesar Rp2,5 juta per bulan dari gaji untuk membayar cicilan rumah.