Ada pemandangan menarik saat Presiden Prabowo Subianto menyisir wilayah utara Indonesia. Di tengah teriknya matahari Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (9/5), Prabowo mendadak menginstruksikan iring-iringan mobil berhenti.
TNI AL bergerak cepat merespons dinamika sosial yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII, Laksamana Muda Dery Triesananto Suhendi, mendatangi langsung tokoh masyarakat dan agama di Melonguane.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan jajaran Pusat Polisi Militer (Puspom) menindak lima prajurit TNI Angkatan Laut yang mengeroyok guru di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Di ujung utara Indonesia, tepatnya di Kepulauan Talaud, sekelompok prajurit TNI bertugas menjaga kedaulatan negara dari garis terdepan. Mereka adalah personel Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) Kodim 1312/Talaud, yang ditempatkan di Pulau Miangas, Marampit, dan Kabaruan. Namun, tugas mereka tidak sekadar menjaga batas negara dari ancaman eksternal, melainkan juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Beragam peran mereka lakoni, mulai dari menjadi tenaga medis, pengajar, hingga sahabat bagi penduduk perbatasan.
Pangkalan TNI AL (Lanal) Melonguane mengevakuasi kapal motor penyebrangan (KMP) Marambe yang mengalami kebocoran di Pelabuhan Ferry Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Minggu (23/2).