Amerika Serikat (AS) semakin memperkuat hubungan bilateral khususnya di bidang pertahanan dengan Filipina sejak Ferdinand Marcos Jr. menjadi presiden. Hal ini ditunjukkan dengan dikerahkannya dua jet tempur siluman Angkatan Udara AS (USAF), F-22 Raptor, untuk pertama kali ke Filipina.
Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken peringatkan Menlu Cina Wang Yi untuk tidak memberikan bantuan material ke Rusia yang melakukan invasi di Ukraina. Blinken menjelaskan akan ada konsekuensi yang harus diterima oleh Cina, atau negara yang memutuskan untuk membantu Rusia.
Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan komponen elektronik kunci dari puing-puing balon pengintai Cina seperti sensor utama yang diduga digunakan untuk pengumpulan data intelijen dan sebagian besar struktur objek.
Amerika Serikat (AS) telah menembak jatuh balon udara pengintai Cina yang diklaim mengincar situs militer. Jet tempur F-22 menembak balon ini hingga jatuh ke perairan sedalam 14 meter di lepas pantai Myrtle, Carolina Selatan.