Jumat, 4 April 2025

Rusia Sebut Keanggotaan Ukraina di NATO Sebagai Bentuk ‘Deklarasi Perang’

Jakarta, IDM – Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menegaskan bahwa bergabungnya Ukraina dengan NATO merupakan sebuah ancaman serius sekaligus bentuk ‘deklarasi perang’ terhadap Rusia.

Pernyataan itu muncul usai KTT NATO di Washington pada minggu lalu, di mana aliansi tersebut berjanji untuk tetap mendukung Ukraina memenuhi syarat menuju integrasi penuh dengan NATO, termasuk menjadi anggota.

Baca Juga:ย Semakin Jauh dengan Rusia, Armenia Kembali Gelar Latihan Militer dengan AS

Dilansir dari Reuters, Rabu (17/7), Medvedev, yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, mengatakan kepada media Argumenty I Fakty bahwa keanggotaan Ukraina akan lebih dari sekedar ancaman langsung terhadap keamanan Rusia.

โ€œIni, pada dasarnya, akan menjadi sebuah deklarasi perang, meskipun dengan penundaan. Tindakan yang dilakukan lawan-lawan Rusia terhadap kami selama bertahun-tahun, memperluas aliansiโ€ฆ membawa NATO ke titik yang tidak bisa kembali lagi,” katanya.

Kendati demikian, Medvedev menyebut Rusia tidak mengancam NATO. Namun, memperingatkan aliansi yang dipimpin Amerika Serikat itu bahwa mempersenjatai Ukraina dapat mengarah pada ‘kiamat nuklir’.

Baca Juga:ย Sekjen PBB: Tak Ada Tempat Aman di Jalur Gaza

โ€œSemakin banyak upaya yang dilakukan, semakin keras pula jawaban kami. Apakah ini akan menghancurkan seluruh planet, ini tergantung pada kehati-hatian pihak (NATO),” ujarnya.

Medvedev merupakan presiden Rusia ketiga sekaligus termuda yang pernah menjabat. Ia pun pernah menjadi perdana menteri Rusia pada 2012-2020. (bp)

Berita Terkait

Berita Terbaru

INFRAME

Pemudik Tiba di Semarang dengan Kapal KRI Banjarmasin-592

Semarang, IDM โ€“ Sejumlah pemudik yang menumpang kapal perang KRI Banjarmasin-592 tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, (28/3). Program mudik gratis yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini merupakan bentuk pelayanan bagi...

Edisi Terbaru

Subscribe hubungi bagian Sirkulasi
WhatsApp 0811 8868 831
isi form subscribe

Baca juga

Populer