Jakarta, IDM – Rusia kembali melancarkan puluhan serangan drone selama lebih dari satu jam ke wilayah selatan Odesa. Dari 25 drone yang diluncurkan, pertahanan udara Ukraina diklaim berhasil menembak jatuh total 15, namun sebuah drone menghantam fasilitas infrastruktur sipil.
Dilansir dari Reuters, Senin (11/3), Gubernur Odesa, Oleh Kiper mengatakan bahwa Rusia meluncurkan serangkaian drone Shahed yang sebagian berhasil ditembak jatuh di sekitar pelabuhan Odesa di Laut Hitam. Serangan itu disebut cukup sulit dihalau karena terbang di atas kawasan industri hingga pemukiman.
Baca Juga:ย Sempat Dikandangkan Usai Kecelakaan Fatal, Pesawat Militer Osprey AS Kembali Mengudara
โSatu lagi serangan drone malam hari skala besar Rusia lakukan ke wilayah Odesa. Operasi tempur berlangsung selama satu setengah jam,โ kata Kiper.
โUnit pertahanan udara berhasil menghalau banyak gelombang Shahed yang datang dari Laut Hitam melalui manuver rumit dan antara bangunan tempat tinggal dan kawasan industri, yang membuat operasi pertahanan udara menjadi lebih sulit,” jelasnya.
Baca Juga:ย AS Kirim Kapal untuk Bangun Pelabuhan Sementara di Lepas Pantai Gaza
Kiper menjelaskan, beberapa infrastruktur sipil, gedung administrasi, dan gedung komersial mengalami kerusakan tetapi belum ada laporan mengenai korban jiwa. Wilayah selatan Odessa pun telah menjadi salah satu sasaran Rusia, termasuk pelabuhan penting yang menjadi jalur utama ekspor biji-bijian.
Kendati sempat terhenti, kegiatan ekspor Ukraina sudah kembali dilakukan melalui koridor alternatif di pelabuhan Laut Hitam dekat Odessa. Otoritas Ukraina mengatakan bahwa ekspor berbagai kargo, termasuk biji-bijian dan logam sudah hampir mencapai tingkat normal sebelum konflik pada bulan lalu. (bp)